Explore Zona Dewasa

Kisah Sek Nyata Ku Ngentot Anal Waria dan Istriku 8

 Iklans.com - Kemudian tangannya bergeser. Robet mulai melepasi busanaku. Jari-jarinya cepat membuka kancing-kancingnya. Kemudian tali BH-ku ditariknya dan lepas. Hampir serentak, blus dan BH-ku merosot dan jatuh ke lantai. Sambil merabai penisku, jarinya melepasi kancing celana jeansku. Didorongnya turun hingga aku tinggal memakai CD-ku. Saat aku hendak melepas sepatu hak tinggiku, dia berbisik menahan,

“Tunggu.. “, hampir tak terdengar olehku.

Dia menuntun aku ke sofa empuk yang ada di kamar itu. Aku disuruhnya duduk sementara dia bersedeku dengan lututnya berada di lantai menghadap ke aku. Diraihnya satu tungkai kakiku dan diangkatnya. Dia mulai mencium lagi.


Kali ini dia menciumi hak sepatu tinggiku. Kemudian nampak dengan sepenuh perasaannya Robet mencium dan melumati sepatuku. Diangkatnya kakiku lebih tinggi. Dia berusaha lidahnya menggapai jari-jari kakiku di ujung sepatu. Lidahnya melata menjilati hingga tumitku yang putih bersih ini, sementara tangan kirinya mengelus dan meremasi penis dalam CD-ku.

Ciumannya merambah terus melaju ke betisku. Saat bibirnya menyentuh betis aku sepertinya disambar sengatan listrik. Aku terlonjak kecil dari sofa. Kegelian syahwat langsung menerpaku dan membuat aku menggelijang.

Robet melumati seluruh permukaan betisku dengan penuh greget. Kudengar erang atau desah dari mulutnya, “Lliss.., Lliss.. Lissa Ramoonn.. “.

Penisku semakin berdiri ngaceng. Kemudian diletakkannya kembali satu kakiku itu untuk meraih kaki yang lain. Dia mengulangi apa yang dilakukan sebelumnya. Kakiku yang lain dilumatinya dari hak sepatu hingga ke betisku. Robet telah melihat penisku yang tegak dan kaku, tetapi dia menahan diri untuk belum menyentuhkan bibir atau lidahnya.

Bibirnya meneruskan rambahannya yang kini sampai pada lutut untuk melaju ke pahaku. Gigitan-gigitan gemas pada lututku sungguh membuat nafsu seksualku melonjak. Darahku serasa tersekat, nafasku jadi sedikit tersengal dan membuat sesak dadaku. Dan gigitan pada lututku itu mengakibatkan seluruh saraf birahiku terbangun. Ribuan anai serasa merambati seluruh wilayah pekaku. Aku merintih menahan kegelian birahi yang sangat.

Aku terbangkit bangun. Kuraih tak tertahan kepala Robet. Kujambaki rambutnya. Aku ingin menghambat laju gigitannya pada lututku itu. Dan sepertinya Robet acuh saja sambil melanjutkan rambahan bibirnya ke paha. Dengan penuh kegemasan dia melumat pahaku. Jilatan dan kecupannya beruntun hingga membuat pahaku kuyup oleh ludahnya.

Aku benar-benar tak mampu mengendalikan diriku. Tubuhku berpilin menggeliat-geliat seperti cacing kepanasan. Dengan jatuh bangun aku benar-benar ingin menahan ciuman dan jilatan Robet. Tetapi mana mungkin?Posisi tubuhnya yang berada diantara paha pahaku membuat tubuhku terkunci. Tangan-tangannya memeluki ketat kedua tungkai kakiku dan mukanya siap untuk dibenamkan ke selangkanganku. Aku benar-benar tersiksa.

Prahara nikmat ini menerjang dan melandaku. Membuat aku sangat menderita. Tetapi kuakui aku tak hendak menyingkirkan semua ini. Yang aku cari kini adalah sarana untuk mengkompensasikan deritaku ini menjadi nikmat sepenuhnya. Aku memerlukan pegangan. Akhirnya tanganku meraih kain penutup sofa Hyyat Regency ini. Aku remas-remas seakan hendak menyobek-sobeknya. Lanjut baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Sek Nyata Ku Ngentot Anal Waria dan Istriku 8"

Posting Komentar