Explore Zona Dewasa

Kisah Anal Sensasi Erotik Saat Jadi Waria 1

 Aopok.com - Aku ditugaskan ke Surabaya. Sepanjang perjalanan selama 14 jam dengan KA BIMA, libidoku bangkit. Setiap kupikirkan Surabaya kota tujuanku, aku selalu ingat pesan Norma, waria langgananku.

‘Mampirlah ke Jalan Irian Barat, aku punya teman di sana. Jangan main sama waria lainnya, kotor. Main saja sama Bella’.

Tetapi sebenarnya yang membuat libidoku bangkit bukanlah soal Bella itu. Dalam pikiranku, terbayang kini adalah Jalan Irian Barat itu. Orang bilang di situ adalah pusatnya para waria. Ada ratusan, atau bahkan ribuan waria ber-operasi di Jalan Irian Barat, di Surabaya itu.


Norma, juga orang-orang lain tidak tahu bahwa aku sangat terobsesi untuk tampil berpakaian sebagaimana layaknya perempuan. Bahwa ada dorongan yang sangat kuat dari diriku yang selama ini sangat ketat kurahasiakan, aku, diriku, tubuh dan mentalku, sangat ingin tampil sebagai perempuan, atau tepatnya sebagai banci atau waria.

Setiap membayangkan diriku tampil sebagai perempuan setengah baya, saat ini umurku 28 tahun, wow.., libidoku langsung memanas menerpa wajahku. Bahkan terselip pula pemikiran, betapa nikmatnya saat anak-anak lelaki tanggung meneriakiku dengan ejekan, ‘Wariaa, wariaa..’, teriakan, ejekan bahkan hinaan yang merangsang birahiku yang justru sangat aku rindukan terdengar masuk pada telingaku.

Aku ingin sekali memakai rok dengan sepatu tinggi. Aku akan mewujudkan keinginanku tersebut untuk tampil sebagai waria sepenuhnya. Aku akan memakai rok dengan bahan denim atau jeans. Itu adalah rok kulot. Rok yang berakhir tepat di lutut. Rok tersebut kubeli dari sebuah butik di pasar Senen. Rok yang kubeli dari penjualnya dengan alasan, ‘untuk pacar’. Rok yang kubeli dengan sembunyi-sembunyi karena takut ketahuan oleh teman atau orang lain yang mengenalku. 

Rok yang kubeli 2 minggu yang lalu, sejak ada surat tugas dari kantorku untuk melakukan pengecekan akunting di kantor cabang Surabaya. Rok yang kubeli dan kupantas-pantaskan ke tubuhku saat berada di depan cermin di tempat kostku di Jakarta Barat. Rok yang akan menampilkan sepasang kakiku menjadi sedemikian indah, yang kuyakini akan dengan cepat meruntuhkan para lelaki pecinta waria atau para homo.

Rok itu kusembunyikan di tempat paling rahasia di lemari pakaianku. Untuk sepatu tingginya, inilah yang akan sangat menunjang penampilanku yang bukan tak mungkin akan mengangkatku sebagai ‘waria top’ di antara waria-waria lainnya. Bahkan aku sendiri sangat tidak menduga, sangat surprised akan penampilanku sendiri saat aku telah berubah menjadi waria. Wajib baca!

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kisah Anal Sensasi Erotik Saat Jadi Waria 1"

Posting Komentar